8 Tempat Wisata di Denpasar Bali Terbaru & Instagrammable

Siapa yang tidak mengenal Denpasar Ibukota provinsi Bali yang namanya sudah sangat terkenal seantero jagad. Dan konon katanya di banyak negara, Bali dan Denpasar bahkan lebih dikenal daripada negaranya Indonesia.

Denpasar yang merupakan Ibukota provinsi menjadi salah satu pusat kegiatan bisnis hingga pariwisata yang ada di Bali yang tiap tahunnya selalu ramai dikunjungi oleh berbagai wisatawan baik domestik maupun mancanegara.

Dalam mindset kebanyakan orang, pantai merupakan pesona utama pulau Bali. Ya sebenarnya tidak salah juga. Tapi perlu diingat bahwa banyak kok tempat wisata di bali selain pantai khususnya di daerah Denpasar yang bisa kalian kunjungi untuk mengisi liburan.

Tempat Wisata di Denpasar Bali Yang Paling Ramai Dikunjungi

Nah kali ini kita akan membahas apa saja tempat wisata di Denpasar untuk mengisi liburan kamu. Ini dia daftarnya:

1. Mengenal Sejarah di Museum Bali

Buat kamu yang ingin mengenal lebih dalam Pulau Dewata maka tempat wisata di Denpasar Bali yang harus kamu kunjungi pertama adalah Museum Bali.

Museum Bali (foto: ithaka.travel)

Berlokasi di Denpasar Timur, museum yang berdiri sejak tahun 1910 ini sekilas tidak tampak seperti museum melainkan bentuknya menyerupai arca yang sangat identik dengan tradisi dan agama Hindu di Bali.

Meski begitu Museum Bali terbilang memiliki koleksi cukup lengkap mulai dari koleksi perlengkapan zaman pra sejarah hingga alat-alat kebudayaan dan keagamaan Bali. Untuk melihat semua koleksi barang-barang antik di museum ini kalian cukup membayar tiket 5000 perak saja.

Oh iya, Museum Bali juga sering digunakan sebagai tempat foto pre-wedding loh untuk para calon pengantin baru. Biayanya pun tidak menguras dompet, cukup 150.000 per sesi foto kamu sudah dapat foto prewed yang terbilang cukup unik. Tertarik?

2. Museum Lukisan Sidik Jari

Bagi para penikmat seni khususnya seni lukis, tempat wisata di Denpasar yang wajib di kunjungi adalah museum lukisan sidik jari. Berbeda dengan Museum Bali yang lebih banyak memamerkan koleksi perkembangan peradaban Bali. Di museum lukisan sidik jari para pengunjung dapat menikmati lukisan dan puisi hasil karya Gede Ngurah Rai Pemecutan.

Museum Lukisan Sidik Jari (foto: indonesiakaya.com)

Jangan salah ya, lukisan di museum ini bukan memamerkan gambar sidik jari. Museum ini dinamakan Museum Lukisan Sidik Jari karena karya lukisan disini tidak dibuat menggunakan kuas tapi menggunakan jari.

Meski begitu hasil karya seni lukis yang bakal kamu saksikan disini tidak kalah keren loh dengan lukisan yang dibuat menggunakan kuas sebagai alatnya.

3. Mengenang Para Pejuang di Monumen Bajra Sandhi Renon

Yang suka belajar sejarah tentunya sudah paham dong bagaimana perjuangan rakyat Bali dalam perjuangannya mengusir penjajah dan mempertahankan NKRI tercinta. Dan tentu saja dalam perjuangan itu banyak sekali menelan korban jiwa para pejuang kita. Untuk mengenang jasa-jasa mereka itulah dibangun Monumen Bajra Sandhi Renon.

Monumen Bajra Sandhi Renon (foto: instagram.com/wirasuastika)

Monumen yang diresmikan pada 14 Juni 2013 ini merupakan buah ide dari Prof Ida Bagus Mantra yang kala itu menjabat sebagai gubernur Bali di era 1980.

Tak tanggung-tanggung, untuk membangun Monumen Bajra Sandhi Renon sampai diadakan lomba design loh.

Karena gaya arsitekturnya yang unik dan tidak lazim untuk sebuah monumen perjuangan, jadi wajar jika banyak pengunjung yang berfikir bahwa objek wisata di Denpasar yang satu ini merupakan sebuah Pagoda.

Monumen Bajra Sandhi Renon sendiri terletak di Jl. Raya Puputan No.142, Panjer, Denpasar Selatan atau hanya berjarak sekitar 16km dari bandara. Jadi tidak ada salahnya khususnya bagi kamu yang menginap di hotel dekat bandara Ngurah Rai Bali untuk berkunjung kesini terlebih dahulu buat “pemanasan” sebelum menikmati tempat wisata di Denpasar selanjutnya.

4. Pusat Pendidikan dan Konservasi Penyu Serangan

Hayo siapa dari kalian yang hobi pelihara reptile? Di selatan kota Denpasar tepatnya di Pulau Serangan ada pusat pendidikan dan konservasi penyu loh…!

Turtle Conservation and Education Centre (foto: instagram.com/jun_balitrip_organizer)

Awalnya pulau ini memang lebih dikenal sebagai pulau penyu karena banyak penyu yang tiap tahunnya datang ke pesisir pantai pulau Serangan untuk meletakkan telur-telur mereka.

Akan tetapi setelah pulau Serangan di reklamasi penyu-penyu sudah jarang datang ke tempat ini untuk bertelur. Jadi sejak tahun 2006 pusat konservasi ini dibangun dengan tujuan mengembalikan Serangan menjadi pulau penyu sekaligus sebagai upaya melestarikan penyu yang jumlahnya berkurang setiap tahun karena perburuan liar dan rusaknya habitat alami mereka.

Di balai konservasi sarangan sendiri terdapat 3 jenis penyu yaitu Penyu Hijau (Chelonia mydas), Penyu Sisik (Eretmochelys imbricata) dan Penyu Lekang (Lepidochelys olivacea) yang ketiganya termasuk dalam spesies langka bahkan hampir punah.

Sangat disarankan bagi para orang tua untuk sesekali melakukan liburan keluarga ke tempat wisata di Denpasar yang satu ini tujuannya untuk mendidikan anak-anak agar lebih mencintai dan melestarikan alam. Setuju?

5. Wisata Hutan Bakau Bali

Di mindset orang-orang yang belum pernah berlibur ke Pulau Dewata, mereka berfikir “Bali adalah pantai dan pantai adalah Bali”. Tidak sepenuhnya salah juga sih, tapi yang jelas ini merupakan mindset yang kurang tepat.

Bali Mangrove Forest (foto: instagram.com/acquamen1983)

Bagi kalian yang berfikir seperti itu, nih satu lagi (selain 4 yang sudah kita bahas diatas hehehe) tempat wisata di Bali selain pantai yang bisa kamu nikmati yaitu wisata hutan mangrove Bali.

Disini para pengunjung dapat menikmati kesejukan berada di tengah-tengah lebatnya bakau yang tertata rapi lengkap dengan jembatan penghubung dari ujung ke ujung.

Hutan mangrove ini merupakan salah satu tempat wisata di denpasar yang murah karena kamu cukup membayar biaya retribusi sebesar Rp 10.000 untuk orang dewasa dan Rp 6.000 untuk anak-anak.

6. Selfie Bersama Hiu di Pulau Serangan

Setelah menikmati ketenangan hutan mangrove Bali saat ini Xplorebali.com akan mengajak kawan-kawan travelers untuk mengunjungi tempat wisata di denpasar selatan yang bakalan menguji adrenalin. Ya, kali ini kita akan berenang dan berselfie ria bersama ikan hiu di Bali Sharks Rescue Center.

Bali Sharks Rescue Center (foto: instagram.com/francine.zauner)

Meski baru buka pada November 2014 lalu, pusat pelestarian hiu sirip putih yang didirikan oleh Paul Friese terbilang cukup ramai loh.

Kalau selama ini kita hanya menyaksikan hiu melalui tv ata film, nah di Bali Sharks Rescue Center kita bahkan bisa memberi makan hingga renang bareng hiu. Kalau gak percaya coba deh nonton video dibawah ini:

Tujuan utama pendirian Bali Sharks Rescue Center sendiri adalah untuk melindungi beberapa spesies hiu yang terancam punah akhibat kehilangan habitat, perburuan liar dan perubahan iklim global.

Gak mau kan hiu yang cantik ini punah? Yuk kita sama-sama melestarikan mereka agar tetap dapat dinikmati oleh anak cucu kita!

7. Menikmati Sunrise Pantai Sanur

Siapa yang tidak kenal Pantai Sanur Bali?! Pantai yang diperkenalkan pada tahun 1937 oleh A.J. Le Mayeur seniman asal Belgia pantai dengan hamparan pasir putih yang luas ini tiap tahunnya semakin ramai dikunjungi baik wisatawan domestik maupun mancanegara.

Sanur Beach Sunrise (foto: instagram.com/alexandra_armstrong_)

Pantai dengan karasteristik ombak yang cenderung tenang dan tidak terlalu dalam, serta sunsire keemasan nan “seksi” di pagi hari menjadi “magic” tersendiri untuk kembali kesini lagi dan lagi.

Pantai yang membentang sepanjang 8km dari utara ke selatan ini menjadi favorit bagi para wisatawan untuk melakukan berbagai aktifitas antara lain snorkeling, scuba diving, seawalker hingga naik perahu kano yang banyak disewakan disana.

Mengingat garis pantainya yang terbilang cukup panjang, pantai Sanur Bali dibagi menjadi 7 bagian dari utara ke selatan yaitu:

  • Pantai Matahari Terbit Sanur.
  • Pantai Sindhu Sanur.
  • Pantai Segara Ayu Sanur.
  • Pantai Karang Sanur.
  • Pantai Batu Jimbar Sanur.
  • Pantai Semawang Sanur.
  • Pantai Merta Sari Sanur.

Dari 7 bagian pantai Sanur diatas, mana yang menjadi favoritmu? Sebutkan di kolom komentar ya…

8. Upside Down World Bali

Selain untuk menghilangkan stress, tujuan lain traveling adalah mengabadikan berbagai momen baik bukan?! Nah tempat wisata di Denpasar Bali yang satu ini akan memberikan kamu hasil “jepretan” yang tidak biasa. Ya, dunia bakalan serasa terbalik ketika sahabat travelers mengunjungi Upside Down World Bali.

Upside Down World Bali (foto: instagram.com/upsidedownworldbali)

Terletak di kawasan Seminyak, tempat ini menawarkan pengunjungnya trik foto 3 dimensi (3D) sehingga semuanya terlihat di terbalik.

Adapun spot foto terbalik yang disediakan oleh pengelola adalah sbb:

  • Ruang tamu lengkap dengan perapiannya
  • Kamar tidur
  • Kids room
  • Ruang 3 Dimensi (3D Room)
  • Dapur beserta perabotannya
  • Laundry
  • Kamar mandi dan toilet
  • Ruangan dengan konsep Bali dan kebun

Untuk harga tiket masuk Upside Down World Bali sendiri dipatok sebesar Rp 100.000 untuk orang dewasa dan Rp 50.000 untuk anak-anak.

Walaupun harganya terbilang cukup lumayan, tempat ini selalu ramai loh dikunjungi oleh para travelers. Foto unik emang harganya gak murah guys…

Nah itu dia guys 8 tempat wisata di Denpasar Bali yang bisa teman-teman jadikan referensi sebelum mengunjungi ibukota Pulau Dewata. Ayo, kalian jadi bingung kan mau ngunjungin yang mana dulu…

Baca Juga

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *