Pura Lempuyang Luhur, Spot Foto Terbaik di Bali

Pura Lempuyang Luhur Bali – Sebagai salah satu destinasi andalan Indonesia dibidang pariwisata, Bali tergolong lengkap dalam hal jenis wisatanya. Sebut saja wisata alam yang meliputi pantai, gunung, hingga air terjunnya. Ditambah keunikan budaya membuat pulau seluas 5.633 km² dengan julukan Pulau Dewata ini menjadi primadona bagi para pelancong. Sebagai daerah yang penduduknya mayoritas memeluk agama Hindu, maka tak heran jika disini sangat banyak ditemui Pura sebagai tempat peribadatan warga setempat. Namun dari sekian banyak Pura di Bali ada satu yang mendapat perhatian lebih dari para wisatawan dan dinobatkan sebagai salah satu spot foto terbaik di Bali yaitu Pura Lempuyang Luhur. Pura Lempuyang Luhur adalah salah satu candi tertua dan sangat dihormati di Bali karena Pura ini diyakini telah ada mendahului sebagian besar candi-candi Hindu yang ada di Bali. Candi utama di kompleks ini sendiri terletak di 1.175 meter di atas permukaan laut, jadi sangat cocok bagi wisatawan berjiwa petualang karena kamu diharuskan mendaki cukup tinggi untuk mencapai puncak.

Perjalanan menuju puncak yang lumayan bikin pegel

Sepanjang jalan menuju puncak, pengunjung akan melewati enam candi lainnya dan dapat melihat pemandangan indah sebelum akhirnya tiba di Pura Lempuyang Luhur. Penduduk setempat mengatakan bahwa selama perjalanan menuju puncak pengunjung tidak boleh mengeluh. Mereka percaya jika mengeluh sekalisaja maka para pengunjung tidak akan dapat mencapai puncak Pura Lempuyang Luhur. Penasaran kan kenapa pada saat perjalanan kenuju puncak candi dilarang mengeluh?! Larangan mengeluh ini ada hubungannya dengan ibadah guys. Masyarakat sekitar meyakini jika satu keluhan saja selama perjalanan dapat diartikan bahwa kita menuju pura bukan dengan niat yang tulus. Karena sejatinya perjalanan ke Pura Lempuyang Luhur tujuan utamanya adalah untuk beribadah. Maka dari itu kesucian hati dan pikiran sangat diutamakan sepanjang perjalanan menuju ke puncak. Untuk dapat sampai ke puncak candi kalian harus mendaki lebih dari 1700 anak tangga yang cukup curam. Tapi jangan khawatir, karena sepanjang perjalan kalian dapat menikmati sejuknya kawasan hutan dan pegunungan yang mengelilingi kawasan Pura Lempuyang Luhur Bali. Tak hanya itu saja, apabila kamu termasuk salah satu dari sekian banyak pengunjung yang cukup beruntung, kamu bisa bertemu dengan gerombolan kera abu-abu ekor panjang penghuni hutan sekitar.

Kera abu-abu ekor panjang penghuni asli hutan sekitar candi (Foto: student.unud.ac.id)

Dari berbagai keindahan yang ditawarkan diatas kalian tentu sudah bisa membayangkan keseruan saat berkunjung ke Pura Lempuyang Luhur. Tapi tunggu dulu, semuanya itu hanyalah bonus buat pengunjung karena hadiah utamanya terletak di puncak candi. Dipuncak, gapura dengan background Gunung Agung sudah menanti kalian! Gapura ini merupakan situs ibadah penduduk sekitar sekaligus menjadi salah satu spot foto terbaik di Bali. Karena keindahannya, gapura ini sampai mendapat julukan “gateway to heaven” dari para wisatawan mancanegara atau gerbang menuju surga. So gak usah heran jika pura di Kecamatan Karangasem menjadi spot foto favorit para turis dari berbagai belahan dunia saat berkunjung ke Bali.

Hasil jepret di gapura candi saat malam hari (Foto: instagram.com/navaneeth_unnikrishnan)

Baca juga: 9 Tempat Wisata di Bali Selain Pantai yang Wajib Masuk List Liburan Kamu Tips: Untuk mendapatkan hasil foto terbaik disarankan untuk berkunjung setidaknya jam 7 pagi (sudah sampai di puncak, bukan baru berangkat). Di jam itu cuaca diatas sangat cerah dan biasanya langit lebih bersih (tidak berawan) sehingga hasil foto lebih bagus. Atau bisa juga saat malam hari pas langit lagi tidak berawan seperti foto diatas.

Patuhi Aturan ini Saat Berkunjung ke Pura Lempuyang Luhur Bali

Seperti yang sudah dijelaskan di atas bahwa candi Lempuyang Luhur merupakan pura suci yang menjadi pusat peribadatan umat Hindu disana. Nah untuk itu kalian sebaiknya mematuhi beberapa hal berikut:
  1. Dilarang menggunakan pakaian terbuka – Tidak semua yang berkunjung mendapatkan izin untuk mendaki sampai ke puncak. Salahsatu alasannya adalah menggunakan pakaian mini atau terbuka (bahkan area bahu dan lutut pun harus tertutup). Aturan ini diberlakukan untuk menjaga kesucian pura sebagai pusat ritual ibadah.
  2. Dilarang ciuman – Berhubung area ini sangat religius maka segala bentuk ciuman sangat diharamkan disini.
  3. Dilarang menggunakan drone – Peringatan bagi para fotografer! Meskipun diperbolehkan untuk mengambil gambar, tapi penggunaan drone dilarang agar tidak mengganggu proses ibadah.
  4. Wajib menggunakan sarung – Sebagai bagian dari tradisi, setiap orang yang berkunjung ke pura wajib memakai sarung minimal selutut. Sarung bisa di sewa di pintu masuk sebesar Rp 10.000 .
Itu dia guys informasi lengkap yang harus kalian ketahui sebelum berkunjung ke Pura Lempuyang Luhur Bali. Dan pastinya sayang banget kalau kamu berlibur tapi tidak sempat datang ke tempat wisata di Bali yang satu ini. Apalagi untuk sampai kesini hanya perlu 2 jam berkendara dari kota Denpasar.

Baca Juga

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *